Wasit ‘obral’ 10 kartu merah dan delapan kartu kuning, laga sepak bola di Brasil dihentikan

Para pesepakbola Brasil dikenal dengan gaya permainannya yang cantik, tetapi julukannya itu sepertinya tidak tepat untuk menggambarkan laga dua klub lokal di negara bagian Bahia.

Dalam laga derbi antara klub Bahia dan Vitoria untuk memperebutkan tropi kejuaraan setempat, wasit harus mengeluarkan 10 kartu merah dan delapan kartu kuning akibat para pemain kedua klub tidak mampu mengontrol emosi.

Pada babak pertama, permainan berjalan menarik dan tuan rumah unggul melalui gol Denilson.

Namun di babak kedua, semuanya berubah menjadi kacau balau ketika tim tamu, Bahia, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan penalti di menit 50.

Gol yang dicetakkan Vinicius itu kemudian dirayakan secara berlebihan oleh para pemain Bahia di depan pendukung tuan rumah.

Tetapi kemarahan justru ditunjukkan para pemain tuan rumah, Vitoria, dengan menyerang dan memukul para pemain Bahia.

Tentu saja, pemain tim tamu membalasnya, sehingga baku pukul pun terjadi di lapangan hijau.

Laga dihentikan

Di hadapkan perkelahian massal di lapangan, wasit kemudian memberikan kartu merah, yaitu lima untuk pemain Bahia dan tiga untuk Vitoria, setelah laga sempat dihentikan sekitar 16 menit.

Saat situasi meredah, wasit justru mengeluarkan kartu kuning kepada dua pemain cadangan kedua klub, setelah mereka terlibat kericuhan di pinggir lapangan.

Dan ketika pertandingan tersisa 13 menit, wasit kembali mengusir pemain Vitoria dari lapangan, setelah dia menerima dua kali kartu kuning.

Wasit akhirnya menghentikan pertandingan, karena pemain yang masih berada di lapangan tidak memenuhi jumlah persyaratan sebuah laga profesional.

Otoritas sepak bola Brasil akan menggelar pertemuan untuk memutuskan tindakan apa yang akan diambil terhadap laga yang berakhir dengan hujan kartu merah ini.

About author View all posts Author website

60detik

Leave a Reply