‘Protes’ Kata-Kata Romantis Dilan 1990, Wanita Ini Unggah Realiti Hidup Pasca-nikah dan VIRAL

Film Dilan 1990 dan kata-kata romantis yang ada dalam dialog film tersebut menjadi tren tersendiri di masyarakat Indonesia, khususnya para kawula muda.

Ungkapan “Jangan rindu, Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja,” seolah menjadi jargon yang ditiru banyak orang.

Namun, tidak demikian dengan seorang warganet bernama Dian Elyta Dahlan.

Melalui akun FB, pada Minggu (11/2/2018) lalu, Dian mengunggah ungkapan hatinya yang mengkritik kata rindu ala Dilan.

Kritikan itu ditulis Dian dengan bahasa yang kocak mengadopsi dialek bahasa Batak.

Tak pelak, unggahan Dian tersebut pun jadi viral.

Sampai berita ini diunggah, Kamis (15/2/2018), unggahan Dian telah dibagikan sebanyak 3,165 kali dan mendapatkan like lebih dari 22 ribu.

Hampir 1.000 komen pun dilontarkan di kolom komentar unggahan tersebut.

Menariknya, tulisan Dian tersebut dibarengi dengan tampilan ilustrasi sosok perempuan yang berevolusi dari mudah dan cantik ketika belum menikah, kemudian memiliki satu anak, dan menjadi tua ‘peyot’ ketika sudah memiliki lebih satu anak.

Berikut tulisan Dian :

Dear dek Dilan dan dek Milea

Jangan cepat x muncungmu bilang rindu itu berat kalo’ belum rasa gimana beratnya jadi mamak2 punya anak kocik yg harus diurus. Yg besar minta disuap nasi,yg kecil minta susu,eh ayahnya pulak ikutan minta *opss sensor.

Yakin kakak dekku,menjerit jerit kelian kurasa sangking gak sanggupnya. Itu belum lagi kerjaan rumah sebangsa cucian sama pakaian yg belum disetrika,masak,beres mainan yg berserak serak,bagus kelen masih cuma merasakan ngumpulin hati yg brserak,,ga gitu capek palingan baper.

Trus ya dek,belum lagi ngurus suami yg sebenarnya 11 12 sama kek anak paling tua,harus pande2 kakak dek ku,kalo ga bisa2 suami diculek pelakor yg memang lagi ngetren seendonesiah raya. Ntahlah dek, kakak pun heran,ada aja tren dinegara ini,sampek ambil lakik orangpun bisa jadi kebanggaan.

Sikit kakak cerita ya dek,dulu pun kakak macam kelen,waktu masih gadis bohay. Abangmu itu pun pandenya dia gombal2in kakak,ah kalok kucerita nanti kalah dek Dilan. Walopun abangmu itu jarang ngomong,percis kek air danau lot tawar,tenang2 menghanyutkan.

Telayang layang kakak dibuatnya. Tapi jangan cakap sekaranglah,dia masih ingat tanggal nikah aja kakak udah sujud syukur sampek2 mau sedeqah untuk palestina. Yang diingatnya sekarang cuma gimana caranya kerja biar bisa penuhi nafkah anak istri.

Sesekali ada dibawanya main2 kami,itu juga kalo muka istri udah lain,kek2 hantu begu,ga banyak cakap,jutek,baru tersadar bawa piknik.

Jadi dek,kalo belum rasa nikmatnya ibadah yg terlama sepanjang hayat yaitu berumah tangga,gaosah lah rayu2 anak orang dulu,bagus sekolah baek,dengar cakap ortu,patuh sama guru,kalo udah waktunya nikah juganya kau,tapi jangan pake pacar2an lah,banyak x mudharatnya dek,kecuali adek sanggup tahan siksa neraka.

Udah ya dek,pegal juga tangan kakak ngetiknya. Mana keypad hp pun susah kakak pencet gegara jempol tangan udah kembang segede jempol kaki.

Jangan kau cakap kalo kakak curhat karna babyblues ya,ga mempan lagi itu,udah duluan kakak telan babyoil. Jadi cemmana dek tulisan kakak,cocok kam rasa?

Postingan ini telah mendapatkan beragam tanggapan dan mayoritas mengamini apa yang diungkapkan Dian sebagai realita hidup kaum wanita.

Tidak sedikit warganet yang terbahak-bahak setelah membaca postingan Dian tersebut.

Selengkapnya bisa dilihat pada facebook Dian.

About author View all posts Author website

60detik

Leave a Reply